024-76583605 asmistansa@gmail.com
Tak Usah Cemas, Masa Sulit Hadir Justru untuk Mendewasakanmu

Tak Usah Cemas, Masa Sulit Hadir Justru untuk Mendewasakanmu

Hai Guys!..Kali ini ASMI STANSA ingin membagikan sebuah kisah inspiratif yang semoga bisa membuat kita yang membacanya jadi lebih semangat lagi ya..

Have a nice read!..

Kamu baru saja kehilangan sesuatu yang sangat berharga? Atau mungkin sedang dihadapkan pada masalah yang begitu berat? Guys, kita semua pasti pernah berada dalam masa-masa sulit, di saat segala sesuatunya seolah menghakimi diri kita. Tapi bukan berarti kita harus kalah dengan kondisi sulit yang kita hadapi.

Masa sulit sesungguhnya bisa mendewasakan kita. Kita bisa jadi pribadi yang lebih baik setelah berhasil melewati sebuah persoalan. Asalkan kita berhenti mengeluh. Asalkan kita tak terus mengutuk atau menyerah pada keadaan. Di balik masa sulit, ada kebaikan yang pastinya akan bisa kita dapatkan.

Sakitnya Ujian dan Masa Sulit Membuatmu Tumbuh
Tentu saja kita semua menginginkan kehidupan yang bebas dari rasa sakit dan tertekan. Kita semua pastilah menginginkan rasa senang dan bebas setiap saat. Tapi, kita pun tak bisa menghindar dari rasa sakit yang bisa datang kapan saja, dalam situasi apapun. Hanya saja kita perlu menghadapi fakta. Fakta bahwa mendapatkan hidup yang bebas dari rasa sakit itu terbilang mustahil. Yang mungkin terjadi adalah kita bisa melakukan sesuatu untuk menghadapi dan mengatasi rasa takut tersebut. Masa-masa sulit bisa membuat kita belajar sesuatu, melakukan sesuatu, dan pada akhirnya bisa membuat kita tumbuh menjadi orang yang lebih baik dan dewasa.

“Did you hear about the rose that grew from a crack in the concrete? Proving nature’s laws wrong, it learned to walk without having feet. Funny, it seems to by keeping it’s dreams; it learned to breathe fresh air. Long live the rose that grew from concrete when no one else even cared.”
― Tupac Shakur, The Rose That Grew from Concrete

Saat Kesulitan Datang, Hadapi dengan Semua Kekuatanmu
Kita akan sangat kesulitan untuk mengubah situasi jika kita tak bertindak sesuatu atau mengambil alih tanggung jawab kita. Mungkin kamu baru saja kehilangan sesuatu yang amat berharga dalam hidupmu. Atau menghadapi masalah yang membuatmu terpuruk. Alih-alih menyesali atau merutuki yang sudah terjadi, ambillah tanggung jawab hingga Anda merasa “bertanggungjawab” untuk melakukan sesuatu. Masa sulit yang kamu hadapi saat ini bisa diubah oleh dirimu sendiri. Jika kamu tak melakukan sesuatu, kamu bisa-bisa terjebak dalam keterpurukan itu lebih lama lagi.

Jangan Sampai Kita Terjebak dalam Sebuah Masalah
Banyak orang yang masih saja terjebak dalam masa lalu dan masalahnya. Ada juga yang berandai-andai untuk bisa memutar waktu demi melakukan sesuatu yang menurutnya lebih baik agar hari ini ia tak berada dalam masa sulit. Tapi, hei, kita tidak hidup di masa lalu. Hidup kita ada pada saat ini, di masa kini.

“Don’t know how I kept going. You just do. You have to, so you do.”
― Elizabeth Wein, Code Name Verity

Kamu hanya perlu mengingatkan dirimu sendiri bahwa kamu berhak bahagia hari ini. Biarlah masa lalu berlalu. Biarkan saja hal-hal yang telah lalu jadi bagian dari hidupmu. Jika saat ini kamu sedang berada dalam masa sulit, jangan salahkan waktu yang telah lalu. Lakukan hal yang bisa membuatmu bahagia saat ini, sekarang juga.

Kegagalan dan Kesulitan pada Akhirnya Memberi Kita Kekuatan
Mungkin kamu sedang memperjuangkan sesuatu, tapi gagal lagi dan lagi. Dan ini bukan berarti kamu terpaksa kalah dan menyerah pada kesulitan yang kamu hadapi. Meski berat dan sulit, justru saat ini kamu perlu terus melangkah ke depan. Akan ada saatnya sesuatu yang ajaib terjadi ketika kamu benar-benar tak menduganya.

“No one is without troubles, without personal hardships and genuine challenges.  That fact may not be obvious because most people don’t advertise their woes and heartaches.  But nobody, not even the purest heart, escapes life without suffering battle scars.”
― Richelle E. Goodrich

Ketika berada dalam masa sulit, kita tak bisa menyuruh orang lain untuk mengubahnya. Kita tak bisa sepenuhnya bergantung pada orang lain untuk membuat hidup kita jadi lebih baik. Karena hidup ini milik kita sendiri.

Dan satu lagi yang penting adalah sebenarnya kita tak sendiri. Banyak orang lain di luar sana yang menghadapi masa yang lebih sulit dan masalah yang lebih besar dari yang sedang kita alami sekarang. Hal ini mungkin sesuatu yang klise dan sering kita dengar. Tapi memang begitulah adanya. Seseorang yang berhasil melewati masa tersulit dalam hidupnya, nanti pada akhirnya akan tumbuh menjadi sosok yang lebih dewasa.

So, keep struggle ya Guys!..

Tak Perlu Menunggu Kaya untuk Membahagiakan Kedua Orang Tua

Tak Perlu Menunggu Kaya untuk Membahagiakan Kedua Orang Tua

Hai, Guys!.. Semangat sore semuanya!..

Kali ini ASMI STANSA ingin membagikan cerita inspiratif mengenai orang tua kita.Selamat membaca, semoga bisa memberi manfaat dan panutan bagi kita semua

Membuat orang tua bahagia, hal itu jelas jadi harapan dan impian kita semua. Mungkin kita memang belum jadi anak yang sepenuhnya berbakti dan sempurna di mata orang tua kita. Tapi kita rela untuk melakukan berbagai hal dan bekerja lebih keras untuk membuat hidup orang tua yang lebih baik.

Kebanyakan kita berpikir kalau cara membahagiakan orang tua adalah dengan materi. Melimpahi hidupnya dengan uang dan semua hal yang bersifat kebendaan. Tapi membahagiakan orang tua tak harus dengan materi. Bahkan kita tak perlu menunggu kaya untuk membahagiakan kedua orang tua kita.

Sebentuk Perhatian Sudah Bisa Menghadirkan Senyuman

Orang tua kita mungkin tak pernah menuntut atau meminta apapun dari kita. Tapi orang tua adalah orang yang paling berjasa dalam hidup. Kasih sayang mereka memang tak pernah kita balas sepenuhnya. Sudah banyak pengorbanan dan hal-hal yang mereka lakukan untuk kita. Dan kita sebagai anak, memberi perhatian walau sedikit sudah jadi bentuk bakti kita sendiri

“To care for those who once cared for us is one of the highest honors.”

― Tia Walker

Kita Tak Pernah Bisa Tahu Soal Rahasia Usia dan Waktu

Hari-hari kita memang akan selalu sibuk. Aktivitas dan rutinitas yang padat selalu menguras energi dan waktu kita setiap harinya. Tapi kita tak pernah bisa tahu soal rahasia usia dan waktu. Jangan sampai karena kita terlalu sibuk mengurus diri sendiri jadi lupa dengan orang tua yang juga makin bertambah usia. Tak bisa kita cuma terus menunggu untuk bisa benar-benar kaya raya baru membahagiakan orang tua. Bukan kekayaan kita yang diminta orang tua. Melainkan kasih sayang dan cinta kita yang paling diharapkannya.

“Love your parents. We are so busy growing up, we often forget they are also growing old.”

Ada Banyak Cara untuk Membahagiakan Orang Tua

Cara untuk membahagiakan orang tua itu ada banyak sekali. Melakukan yang terbaik di hidup ini dan jadi orang yang sukses termasuk cara kita untuk membahagiakan orang tua. Menjaga nama baik orang tua dan keluarga pun bisa jadi cara untuk membuat orang tua merasa bahagia. Mengajaknya mengobrol atau jalan santai di dekat rumah pun sudah bisa jadi bukti kita mencintainya. Menyisihkan sedikit waktu dan kesempatan untuk hadir di dekat orang tua jadi cara paling sederhana sekaligus tak ternilai untuk membahagiakan orang tua.

“Never complain about what your parents couldn’t give you. It was probably all they had.”

Bersyukurlah kalau saat ini kita masih punya kesempatan membahagiakan ibu dan ayah. Walau kita belum kaya, kita masih punya waktu untuk menciptakan kenangan dan momen-momen baru. Dan kalau pun kita sudah kaya, kita tetap bisa berusaha untuk rendah hati dan hidup sederhana secukupnya seperti yang selama ini diajarkan oleh orang tua kita.

Doa orang tua juga jadi pintu keberkahan kita. Semoga kedua orang tua kita selalu diberi kesehatan, ya Guys. Dan semoga kita bisa memanfaatkan setiap detik dan waktu hidup kita yang berharga untuk jadi kebanggan keluarga. Aamiin..